Oleh: Firdaus
Sepekan belakangan, masyarakat
Sumbar mendapat “hiburan” tahunan; Tour de Singkarak (TdS) 2012. Kata hiburan sengaja
saya masukkan di antara dua tanda petik? Alasannya, ajng yang
seharusnya menjadi hiburan, ternyata belum mampu menghibur masyarakat luas
secara utuh. Yang terhibur, baru sebatas
pejabat di negeri ini. Hop!
Ini kali ke empat pelaksanaan TdS.
Sejauh ini, dari realita di lapangan, belum banyak umpan balik yang dirasakan
masyarakat, selain terkurung karena perjalanan mereka di jalan raya harus
dihentikan, dua hingga empat jam.
