28 May 2026

Mudahnya Berbuat Baik dan Membahagiakan Banyak Orang

Oleh Dr Aqua Dwipayana



SETIAP orang memiliki berbagai kelebihan yang tidak dimiliki orang lain. Itu adalah kekuatan. Konsisten merawatnya dan berusaha untuk terus meningkatkannya supaya memberi manfaat kepada banyak orang.

Mereka yang memahami kelebihan yang dimilikinya ada yang menggunakannya untuk diri sendiri. Tidak sedikit yang melakukannya buat orang lain.

Ingat, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat sesama. Ini paling utama dalam kehidupan.

19 May 2026

Berusaha Selalu Sehat




Oleh: Aqua Dwipayana

Kesehatan adalah rezeki paling utama bagi setiap orang. Semua orang dengan caranya masing-masing berusaha untuk selalu sehat.
Sumber utama agar tetap sehat ada tiga. Pertama, hatinya bersih. Setiap saat berusaha secara maksimal untuk mewujudkan itu. Kemudian konsisten mempertahankannya.
Jangan biarkan sedikit pun noda negatif masuk ke dalam hati. Berusahalah untuk selalu sabar dan ikhlas. Saat menerima cobaan, menyikapinya dengan tenang, tidak emosi.
Dalam pergaulan sehari-hari, jika ada perilaku dan tutur kata orang lain yang negatif termasuk menyakitkan, jangan dimasukan ke hati. Langsung memaafkan dan mendoakannya. Sikap itu mulia sekali.

14 May 2026

Kumcer Berbahasa Minang “Mangaji Indak Khatam”

Cermin Sosial, Ruang Kontemplasi, dan Dokumentasi Kultural

Oleh: Dirwan Ahmad Darwis, Ph.D.

 

 

Saya ingin mengulas kumpulan cerpen yang ditulis berbahasa Minang, Mangaji Indak Khatam, karya Firdaus Abie. Tujuannya tidak sekadar merangkum isi buku, tetapi berusaha menyingkap lapisan-lapisan makna yang terkandung di dalamnya, baik dari sisi estetik, sosial, maupun budaya.

Setelah membaca seluruh cerpen, saya berkesimpulan bahwa karya ini memiliki kekuatan yang tidak selalu tampak di permukaan. Materi awal dibuka dengan cerita-cerita ini terasa ringan, akrab, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari, khususnya dalam kehidupan orang Minangkabau.

Di balik kesederhanaan itulah keistimewaannya: penulis berhasil mengolah peristiwa-peristiwa biasa menjadi refleksi sosial yang tajam, tanpa kehilangan daya pikat naratifnya karena ceritanya  lebih dekat dengan kehidupan orang Minangkabau asli.

18 April 2026

Mengenang Zulmansyah Sekedang: Berbahasa Minang jika Komunikasi dengan Orang Sumbar

Oleh: Firdaus Abie


Dinihari yang mengejutkan. Saya berulang kali membaca postingan di grup WA Koordinasi Sekretaris PWI se-Indonesia. Grup tersebut dibuat Zulmansyah Sekedang, Sekjen PWI Indonesia. Seseorang menyampaikan kabar duka.

Saya langsung mengkonfirmasi ulang ke teman yang memposting secara Japri. 

Saya sampaikan, saya info di grup Koordinasi Sekretari tentang Bang Zum, bang.

Teman tersebut langsung merespon. Katanya, siap bang. Saya dapat kabar dari bang Novrizon di grup Retreat. Saya konfirmasi teman-teman Sekretariat pada kaget juga karena jam empat sore tadi masih ngobrol di kantor, kata mereka.

05 April 2026

Berbagi Cerita Bersama Zhilan Zhalila (Bag 4)

Capaianya Melebihi Ekspektasi Sekolah!

 


Suasana di SDN 10 Sangkir, Lubuk Basung, Kab Agam, terlihat beda dari biasanya. Murid sekolah tersebut sudah duduk berbaris di halaman sekolah, majelis guru dan pegawai menunggu dengan penuh kegembiraan.

“Saya datang bersama kak Zhilan Zhalila, berbagi dengan anak-anak semua,” kata Bunda Literasi Kab Agam Hj Merry Beny Warlis, di SDN 10 Sangkir, Sabtu (4/4) pagi.

Kedatangan Hj Merry Beny Warlis ke sekolah tidak diduga oleh Kepsek Yeni Yulfianti S.Pd serta majelis guru dan pegawai. Semula hanya terjadwal kedatangan Zhilan Zhalila, penulis cerita anak dan pegiat literasi, namun kehadiran Zhilan Zhalila diketahui Hj Merry Benny Warlis.

Sang Bunda Literasi yang terus berjuangan menyalakan literasi di Agam, mengundang Zhilan Zhalila sarapan pagi di rumah dinas Bupati Agam, sekaligus mengajak Kepala SDN 10 Sangkir. Setelah silaturrahmi sejenak, Hj Merry Beny Warlis menyampaikan ingin langsung hadir ke sekolah. Kehadirannya tentu saja mengejutkan Kepsek dan guru serta pegawai lain.

 

14 February 2026

Zhilan Zhalila Berbagi Cerita (Bag 2)

Berbagi di Sekolah Terdampak Bencana



Zhilan Zhalila dan Firdaus Abie, dua orang pegiat literasi asal Kota Padang – Sumbar, diduetkan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, berbagi di sekolah terdampak bencana. Keduanya menghadirkan suasana baru bagi pelajar SD 06 Kubu, Sungai Batang, Kec Tanjung Raya.

Disaat kegiatan berlangsung sangat meriah dan penuh semangat, mereka terkejut ketika acara diakhiri, ketika hujan mulai turun disaat petang menjelang. 

 

Ancaman Terkurung Banjir

 

04 December 2025

Sumur Tua Pelipur Lara Pascabencana

Warga Dua Komplek Atasi Kebutuhan Air:


Ada kisah di balik musibah. Kisahnya terukir tanpa sengaja. Ketika kerisauan hadir karena kebutuhan air bersih tak terpenuhi, sebuah sumur tua dimanfaatkan warga dua komplek perumahan untuk kebutuhan harian. Sumur tua menjadi pelipur-lara pascabencana.


Nun di sebuah kawasan komplek perumahan, tak jauh dari Lubuk Minturun yang menghadirkan lara, masyarakat antri sepanjang hari untuk mendapatkan air bersih. Murni inisiatif dan swadaya masyarakat. Tak ada jejak tangan pemerintah di sana.