28 June 2026

Rezeki Silaturahim

Dapat Banyak Buku serta Undangan Sharing Komunikasi dan Motivasi



Selasa (23/6/2026) saat di Bandung, saya bertubi-tubi mendapat rezeki. Mulai dari pagi hingga malam. Nilai semuanya melebihi materi berapa pun.
Seluruh rezeki itu merupakan buah dari melaksanakan silaturahim tanpa pamrih. Ketemu banyak pejabat yang sukses di kariernya. Mereka orang hebat yang menjadi pemimpin di kantornya.
Sebagian ada yang sudah lama saya kenal. Lainnya baru pertama kali ketemu. Langsung akrab.
Saya mengawali mengontak mereka satu persatu lewat WhatsApp (WA) saat di travel dalam perjalanan dari Bogor menuju Bandung. Sebagian saya hubungi ketika telah berada di Kota Kembang.
Seperti biasa, saya mengawali menyapa dengan mendoakan mereka sekeluarga. Kemudian mengenalkan diri untuk yang pertama kali saya kontak. Sedang yang telah kenal, saya menyampaikan niat melaksanakan silaturahim dan ingin banyak belajar.
Selama ini setiap silaturahim, saya selalu meniatkan untuk banyak belajar kepada yang ditemui. Menyimak mereka dan mohon doa.
Saya meyakini sekali, doa yang tulus bakal dikabulkan Tuhan. Apalagi permohonan doa itu tanpa pamrih. Ikhlas memohonnya.
Di antara semua pejabat yang saya kontak lewat WA, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Dr Sutikno langsung merespon. Menelepon saya dan menyapa dengan ramah.
"Silakan Pak Aqua. Cuma hari ini jadwal saya padat. Di kantor selain menerima tiga rombongan tamu, juga menghadiri tiga gelar perkara. Saya tunggu nanti siang di kantor pukul 12.00," ucap Dr Sutikno ramah sambil menginfokan agendanya di luar kantor.
Saya mengapresiasi putra terbaik Tuban tersebut. Tidak hanya merespon lewat WA, tapi langsung telepon. Itu adalah kebiasaan Sutikno. Wujud nyata menghargai orang lain. 
Dengan langsung telepon, orang yang menerimanya merasa dihargai. Juga komunikasinya jelas, cepat, dan tuntas.

Langsung Akrab

Saya pertama kali menemui Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Propinsi Jabar Dr Junanto Herdiawan di kantornya Jl. Braga No. 108 Bandung. Mendapat sambutan yang ramah dan hangat.
Kami baru pertama kali ketemu. Langsung akrab. Ngobrolnya nyambung. Semua yang disampaikan Dr Junanto "daging" dan "gizi".
Pria rendah hati itu baru menjabat di BI Jabar, tepatnya Senin (11/6/2026). Menggantikan Muhammad Nur. Deputi Gubernur BI Thomas A. M. Djiwandono yang melantiknya.
Begitu kami ketemu, alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara itu langsung memberi saya hadiah dua buku karyanya. Berjudul "Filosofi Bahagia di Dunia yang Sibuk" dan "Kapitalisme Tanpa Etika".
"Buku yang ini isinya agak berat, tentang disertasi saya. Sedangkan yang satu lagi ringan dan mudah dicerna," ucapnya.
Saya yang selama puluhan tahun hobi membaca ---rata-rata sehari enam jam--- sangat bersyukur dan senang sekali mendapat hadiah dua buku tersebut. Apalagi langsung dari penulisnya.
Sebagai kenang-kenangan, saya meminta Dr Junanto menandatangani kedua buku karyanya. Itu kebiasaan saya selama ini saat mendapat buku dari penulisnya.
Saat saya pamit, dari lantai dua di kantornya pria yang berasal dari Jakarta itu mengantarkan saya hingga ke mobil. Sebelumnya kami melihat perpustakaan BI di lantai satu yang selalu ramai dikunjungi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya.
"Saya telah mendatangi puluhan kantor BI. Mulai dari Aceh sampai Papua. Baru kali ini saya melihat pengunjung perpustakaannya ramai. Mungkin karena letaknya di lobi. Saran saya agar kantor BI yang lain mencontoh Kantor BI Perwakilan Propinsi Jabar," ujar saya.

Diskusi Hal Aktual

Saya melanjutkan silaturahim ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar. Agendanya cuma satu: banyak belajar kepada Kajati Jabar Dr Sutikno.
Begitu tiba di kantor yang beralamat di Jl. L. L. R.E. Martadinata No. 54 Bandung itu, saya langsung lapor mantan Kajati Riau tersebut. Menginfokan bahwa saya sudah tiba di kantornya.
"Tunggu sebentar Pak Aqus, saya selesaikan ekspose 1 perkara dulu," responnya lewat WA.
Kemudian saya dipersilakan ke lantai dua. Menunggu di ruang tempat biasa para Kajati menerima tamu.
Tidak lama kemudian Dr Sutikno menghampiri saya. "Ayo Pak Aqua kita ngobrolnya di ruang saya. Mohon maaf karena menunggu," katanya.
Kami mendiskusikan berbagai hal yang aktual termasuk kasus-kasus yang sedang ditangani Kejaksaan Agung. Saya menyimak semua penjelasan Dr Sutikno. 
Sebagian kasus besar yang sedang berjalan, saat penanganannya, pria ramah itu terlibat. Ketika itu ia menjabat Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus kejaksaan Agung.
Agendanya yang sangat padat pada hari itu, membuat saya harus "tahu diri". Apalagi sudah ada tamu yang datang sesuai jadwal.
Saya pamit dengan penuh rasa syukur. Mendapat banyak pelajaran dan pengalaman berharga dari Dr Sutikno.

Kagumi Kosasih

Silaturahim berikutnya ke Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih. Saat saya tiba di kantornya Jl. Aceh No. 69 Bandung, tuan rumah sedang memberikan kuliah tamu di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung.
Kosasih menugaskan Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin menemui saya. Kami ngobrol sambil menunggu putra Pandeglang itu datang.
Kosasih dan Yakin sama-sama pernah menjadi Danrem 062/Tarumanegara di Garut. Kini bertugas satu kantor di Bandung.
Saat Kosasih tiba, langsung meminta saya menemuinya di President Lounge. Mantan marbot masjid itu dengan hangat menyambut saya.
Ruangan itu khusus dibuat saat ia menjabat Pangdam III/Siliwangi. Nyaman sekali. Ada beberapa lukisan termasuk suasana di Hari Nasional Prancis atau Bastille Day di Paris. Menggambarkan ratusan personel gabungan TNI/Polri yang mendapat kehormatan menjadi barisan pembuka parade militer yang disaksikan langsung Presiden Prabowo dan Presiden Perancis Emmanuel Macron. 
"Selamat datang di Kodam III/Siliwangi Pak Aqua. Sekitar 10 tahun lalu tepatnya 2016, kita pernah ketemu di Ambon. Ketika itu saya menjabat Kabintaldam XVI/Pattimura. Pak Aqua ke sana diundang almarhum Pak Doni Monardo yang menjabat Pangdam XVI/Pattimura," ungkap Kosasih.
Saya sangat bersyukur dan senang sekali karena bisa silaturahim kembali sama Kosasih. Sejak ia menjabat Pangdam III/Siliwangi pada akhir Juli 2025 menggantikan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman, banyak videonya yang viral. Utamanya saat mengisi berbagai acara dan fasih mengutip ayat-ayat Al Qur'an lengkap dengan artinya.
Kepada Kosasih, saya sampaikan kekaguman setiap melihat ceramahnya. Isinya menyejukkan, mengajak semua orang untuk selalu berbuat baik kepada sesama dan lingkungan, serta dilengkapi dengan ayat-ayat yang mendukung ucapannya itu.
Saya bahagia sekali saat Kosasih memberikan empat buku karyanya lengkap dengan tanda tangannya. Keempat buku itu berjudul "Dari Marbot Jadi Jenderal", "Memimpin Wilayah dengan Naluri dan Taktik", "Kendali Teritorial Melalui Hati dan Strategi", dan "Strategi Senyap Teritorial Berbasis Kemanusiaan". Cover dan isinya menarik. Implementatif. Juga berisi perjalanan hidup dan pengalaman Kosasih. Memberikan motivasi kepada pembaca untuk meneladaninya.

"InsyaAllah saya mengundang Pak Aqua untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan jajaran saya. Segera saya jadwalkan," kata Kosasih.

Analisanya Tajam

Terakhir setelah sholat Magrib, saya silaturahim ke Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Jabar Darwisman di kantornya Jl. Ir. H. Djuanda (Dago) No. 152 Bandung.
Saya ketemu Darwisman di mushollah kantornya di lantai dua. Saat itu saya baru tiba. Sedangkan pria yang berasal dari Pariaman itu telah selesai sholat berjamaah dengan jajarannya.
Kemudian Darwisman mengajak saya ke ruang rapat. Empat pejabat menemaninya. Mereka adalah Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 Melati Usman, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 Rianti Dwiyani, Kepala Bagian Layanan Manajemen Strategis Dendy Juandi, dan Administrator Bagian Layanan Manajemen Strategis Arianne Syafitri.
Darwisman teman lama saya. Kami ketemu ketika ia masih bertugas di BI. Setelah pindah ke OJK, kami baru jumpa lagi. Sebelumnya kami bertegur sapa saat zoom. Waktu itu saya sebagai narasumber, sedang Darwisman Kepala OJK Propinsi Sulawesi Utara.
Kami asyik diskusi tentang situasi aktual di Jabar dan nasional. Saya menyimak semua yang disampaikan Darwisman. Analisanya tajam lengkap dengan datanya.
Darwisman merencanakan untuk mengundang saya melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya dan di Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Propinsi Jabar. Saya menyatakan siap. Menunggu jadwalnya.
Setelah puas berdiskusi dengan Darwisman dan pejabat utamanya, saya pamit. Meninggalkan kantornya dengan mendapat banyak rezeki.
Hari Selasa itu sepanjang hari, mulai pagi sampai malam, rezeki saya berlimpah ruah. Ketemu banyak orang hebat yang memberikan energi positif luar biasa kepada saya. MasyaAllah...

>>>Saat menikmati akhir pekan bersama keluarga tercinta di rumah Bogor, saya ucapkan selamat menikmati setiap melaksanakan silaturahim. Salam hormat buat keluarga. 19.00 28062026<<

No comments:

Rezeki Silaturahim