Oleh: Firdaus
Aksi Dahlan Iskan melempar kursi
----kemudian Dahlan Iskan menyebutkan, tidak melempar, tetapi meletakkan kursi
di luar loket—di pintu tol Senayan, awal pekan ini, kemudian membuka dua pintu
tol dan kemudian mengarahkan antrian panjang di pintu tol tersebut untuk masuk
gratis, mengundang perhatian banyak kalangan.
Hampir seluruh komentar, memandang
positif apa yang dilakukan orang nomor satu di Kemeneg BUMN itu. Bukan karena
ia Meneg BUMN sehingga bisa dengan mudah dan semaunya melakukan tindakan itu,
tetapi langkah yang diambilnya tersebut bagian dari kekecewaannya terhadap
kinerja anak buahnya.
Betapa tidak kecewa. Langkah-langkah
strategis yang sudah diputuskan untuk dijalankan, ternyata tidak sepenuhnya
dijalankan secara baik dan benar. Tindakan itu, memang kali pertama dilakukan
Dahlan Iskan, namun pesan, peringatan, mau pun teguran sudah sering dilakukan
untuk mengingatkan otoritas pengelola jalan tol tersebut.