Berbagi di Sekolah Terdampak Bencana
Zhilan Zhalila dan Firdaus Abie, dua orang pegiat literasi asal Kota Padang – Sumbar, diduetkan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, berbagi di sekolah terdampak bencana. Keduanya menghadirkan suasana baru bagi pelajar SD 06 Kubu, Sungai Batang, Kec Tanjung Raya.
Disaat kegiatan
berlangsung sangat meriah dan penuh semangat, mereka terkejut ketika acara
diakhiri, ketika hujan mulai turun disaat petang menjelang.
Ancaman Terkurung
Banjir
“Kok berhenti, Abie?”
tanya beberapa murid kepada Firdaus Abie, Rabu (11/2) Salah seorang gurunya
menyebutkan, sudah sore, hujan sudah turun. Orang tua sudah menjemput.
Ketika perjalanan dari
sekolah ke Lubuk Basung, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam
Rozalinda menyebutkan, kalau hujan turun, warga mulai turun. Sekolah mereka tak
jauh dari aliran sungai.
Tak lama setelah
sampai di Lubuk Basung, beredar informasi, ada tiga titik dari Maninjau ke
Lubuk Basung dilanda banjir. Jalur Maninjau – Lubuk Basuk kembali putus.
Menurut Rozalinda, kehadiran Firdaus Abie dan Zhilan Zhalila sebagai salah satu
upaya mendukung program pemulihan psikososial serta menumbuhkan kembali
semangat belajar anak-anak.
Sebelumnya telah
dilaksanakan Sosialisasi Minat Baca dan Layanan Lapak Baca Perpustakaan
Keliling. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya healing trauma melalui
pendekatan literasi yang menyenangkan, edukatif, dan penuh kehangatan.
Perpustakaan Keliling
yang Menginspirasi
Perpustakaan keliling
menghadirkan berbagai koleksi bacaan menarik, mulai dari buku cerita anak,
dongeng inspiratif, komik edukatif, hingga buku pengetahuan bergambar yang
mampu membangkitkan rasa ingin tahu dan imajinasi mereka. Melalui lapak baca
yang digelar di lingkungan sekolah, siswa-siswi diajak untuk kembali akrab
dengan buku sebagai sahabat belajar dan sahabat bertumbuh.
Anak-anak mengikuti
kegiatan dengan penuh antusias. Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah
sesi menulis dan bercerita bersama Abie Firdaus dan Kak Zhilan. Dalam suasana
santai dan interaktif, anak-anak diajak mengekspresikan perasaan, pengalaman,
serta harapan mereka melalui tulisan dan cerita. Kegiatan ini tidak hanya
melatih keberanian berbicara di depan teman-teman, tetapi juga menjadi media
positif untuk menyalurkan emosi dan membangun kembali rasa percaya diri.
Sangat Bahagia
Kepala SD 06 Kubu,
Sungai Batang, Hasnidar S.Pd.,M.Pd menyebutkan, dirinya sangat bahagia
melihat anak-anaknya asyik bermain bersama Firdaus Abie dan Zhilan Zhalila.
Mereka berani tampil untuk mengekspresikan dirinya. Tampil berbagi cerita,
berbagi pengalaman dan sekaligus menyampaikan impian masing-masing..
Konsep yang dibawa
Firdaus Abie dan Zhilan Zhalila sangatlah sederhana, tapil disanalah
kekuatannya sehingga anak-anak mudah memahami intruksi yang diberikan, akhirnya
mereka bisa melaksanakan.
“Beliau tidak menunjuk
siapa yang akan tampil, tetapi mengajak dengan memberitakan tantangan,
alhamdulillah anak-anak kami berani tampil ke depan,” katanya. *
*) Naskah ini dimuat diberbagai media


No comments:
Post a Comment