23 November 2014

Komunikasi Kabinet Jokowi




Oleh: Firdaus


Pameo usang; titip pesan bisa berlebih, titip uang bisa berkurang. Pameo itu memberikan gambaran,  rumitnya persoalan jika pesan disampaikan  tidak secara benar. Lalu, bagaimana jadinya jika pesan itu benar yang tidak jelas?
Usia Kabinet Kerja yang masih seumur jagung, ternyata telah “menghasilkan” sejumlah pesan yang membingungkan. Dalam ilmu komunikasi, sebuah pesan akan bisa dipahami oleh komunikan (audiens atau penerima pesan) jika disampaikan oleh komunikator (pengirim pesan) secara baik dan jelas.
Perintah presiden Jokowi ketika mengumumkan para pembantunya di halaman Istana Negara, sangat jelas. Jokowi berulang kali mengungkapkan; lari, lari, lari! Pesan tersebut memberikan isyarat, sang presiden ingin agar anggota kabinetnya segera bertindak dan bergerak cepat.

Ruang Buku Karya Dosen Unand

   Suatu ketika, saat podcast dengan Pak Ir  Insannul Kamil , M.Eng, Ph.D , WR III Unand. Kata beliau, Jangan Mengaku Mahasiswa jika tak B...